Home » » KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN EMOSI PADA ANAK USIA DINI

KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN EMOSI PADA ANAK USIA DINI

yushanyunus.blogspot.comPada masa awal kanak-kanak fase ini merupakan saat ketidakseimbangan dimna anak mudah terbawa ledakan-ledakan emosional sehingga sulit di bimbing diarahkan. Menurut hurlock (1978) perkembangan emosi ini mencolok pada anak usia 2,5 tahun-3,5 tahun dan 5,5 tahun- 6,5 tahun.

a. Ciri utama reaksi emosi pada anak karakteristik reaksi emosi antaralain:
- Reaksi emosi sangat kuat. Dalam hal kekuatan, makin bertambahnya usia anak, dan semakin bertambah matangnya emosi anak maka anak akan semakin terampil dalam memilih dan milih kadar keterlibatan emosionalnyua.

- Reaksi emosi sering kali muncul pada peristiwa dengan cara yang di inginkannya. Bagi anak usia 4-5 tahun dalam hal ini tidak dapat diterima oleh lingkungannya. Semakin emosi anak berkembang menuju kematangannya maka mereka akan belajar untuk mengonrol diri dan memperlibatkan reaksi emosi dengan cara yang dapat diterimah lingkungan.
- Reaksi emosi anak mudah berubah dari satu kondisi ke kondisi lain
- Reaksi emosi bersifat individual. Keadaan anak dapat dikenalkan melalui gajalah tingkah laku yang ditampilkan.

b. Bentuk reaksi emosi pada anak

Adapun beberapa bentuk emosi umum terjadi pada awal masa kanak-kanak yang dikemukakan oleh adalah:

1) Amarah

Amara sering terjadi reaksi terhadap frustasi, sakit hati dan merasa terancam. Menurut Hurlock reaksi marah pada umumnya bisa di bedakan menjadi 2 kategori besar yaitu:

a. Marah yang implusif (agresi)

b. Marah yang terhamba (dikendaliukan/ditahan)

2) Takut

Reaksi takut sering diperlihatkan dengan gejalah fisik yaitu: mata membelalak, mengangis, sembunyi, atau memegang orang, diam tidak bergerak. Berkenang rasa takut ia mengemukakan adanya reaksi emosi yang berdekatan dengan reaksi takut, yaitu shyness atau rasa malu, embarrass ment.

a. Shyness atau malu adalah reaksi takut yang di tandai dengan rasa segan berjumpa dengan orang yang di anggap asing.

b. Embarras ment (merasa sulit, tidak mampu, atau malu melakukan sesuatu) merupakan reaksi takut akan penilaian orang lain pada dirinya.

c. Kwatir timbul disebabkan oleh rasa takutyang dibentuk oleh pikiran anak sendri

d. Anciety (cemas) adalah perasaan takutsesuatu yang tidak jelas dan dirasakan oleh anak sendirikarena sifatnya subjektif.

3) Cemburu

Adalah reaksi normal terhadap hilangnya kasih sayang. Reaksi ini meliputi pengunduruan diri kearah bentuk prilaku yang infantile seprti: mengompol, mengisap jempol, makanan yang aneh-aneh, kenakalan yang umum, perilaku merusak.

4) Ingin Tahu

Rasa ingin tahu yang besar merupakan perilaku khas anak pra sekolah. Waw and Maw menerangkan tentang anak yang penuh keinginan tahuan dengan cara berikut:

(a) Anak bereaksi secara positif terhadap unsur-unsur aneh, tidak layak,atau misterius dalam lingkungannya dengan bergerak kearah benda tersebut, memeriksanya atau mepermain-mainkannya, (b) anak memperlihatkan kebutuhan atau atau keinginan untuk lebih banya mengetahui tentang dirinya sendiri dan lingkungannya, (c) anak mengamati lingkungannya untuk lebih banyak mengetahui seluk beluk unsure tersebut.

5) Kegembiraan

Kegembiraan adalah emosi menyenangkan, yang juga dikenal dengan keringanan, kesenangan dan kebahagiaan. Setiap anak berbeda interaksi kegembiraan dan jumlah kegembiraannyaserta cara mengeksresikannya sampai batas-batas tertentu yang dapat diramalkan.

6) KasiH sayang Kasih sayang adalah reaksi emosional terhadap seseorang, binatang, atau benda. Hal ini menujukkanperhatian yang hangat, dan mungkin terwujud dalam bentuk fisik atau kata-kata (verbal).
Share this article :

Favorite Post


 
Support : Pendidikan | Islam | Dan Anak
Copyright © 2013. Komunitas Al-gazali Bone - All Rights Reserved
Template Created by Algazali Template Published by Komunitas Al-gazali Bone
Proudly powered by Yushan Blog Pribadi